Tipe server DNS dalam diklasifikasikan dalam tiga jenis utama, yaitu : primary, secondary, dan caching. Terdapat kondisi dimana class dari name server yang bisa disebut sebagai root name server. Untuk penjelasan, dapat dilihat pada bagian berikut :

  • Primary Server
  • Merupakan penyedia layanan utama untuk domain. Selanjutnya dengan melakukan konfigurasi pada bagian ini akan membuat server DNS mengetahui semua host dan subdomain yang berada di bawah domain utama.

  • Secondary Server
  • Bekerja sebagai cadangan dan distribusi layanan untuk server utama. Mekanisme sistem pada server utama akan mengecek keberadaan server kedua (setelah dikonfigurasi) dan mengirimkan secara periodik perubahan untuk nama tabel.

  • Caching server
  • Bersifat nonauthoritatively. Tidak berisi file konfigurasi untuk semua domain. Pada umumnya, ketika host komputer client meminta layanan dari caching server untuk melakukan resolve dari suatu alamat, server secara otomatis akan melakukan pengecekan pertama kali ke cache lokal. Jika tidak ditemukan, sistem akan mencari ke server utama.