Pada sistem UNIX/Linux, dikenal istilah link dalam sistem file, link sendiri berarti : pointer atau penunjuk yang menunjuk ke file/inode. (Inode jaringan dimiliki lebih dari 1 file. Link ini berguna agar satu file dapat diacu dalam beberapa directory lain yang berbeda.

Dengan adanya link ini memungkinkan data yang sama dapat digunakan oleh sejumlah pemakai dalam satu jaringan multiuser. Dan sebuah file dapat dianggap sama dengan file lain tanpa melakukan penyalinan yang tentunya akan memakan banyak ruang media penyimpanan pengguna. Terminology link dalam Linux mempunyai kesamaan dengan shortcut o pada windows. Hanya saja, pada Linux diperbolehkan melakukan cd pada link tersebut jika link itu adalah sebuah directory, sementara pada Windows tidak diperkenankan.

Untuk membuat link, Unix menyediakan utilitas bernama ‘ln’, dengan synax :
ln [option] file_sumber file_target

Ada dua macam katagori link, yaitu :
1. Hard Link
Dua file yang menuju pada inode yang sama
2. Symbolic link
Dibuat dengan menyertakan option –s pada perintah ln. pada symbolic link, file target hanya merupakan pointer yang mengarah ke file sumber, kalau file sumber dihapus maka file target juga tidak berfungsi lagi Karena pada symbolic link , yang mengarah pada inode hanya file sumber.